Strategi Diversifikasi Borneo Group Tetap Menguntungkan

Share on facebook
Share on linkedin
Share on google
Share on whatsapp

Borneo Group menggunakan strategi investasi dengan cara diversifikasi karena dianggap judah menjalankannya tidak ribet dan akan bertahan lama bahkan diwariskan kepada generasi selanjutnya sehingga para Manager, Direktur dan Anak buah perusahaan supaya tidak perlu lagi bersusah payah apalagi jika bisnis ini berhasil berkembang hingga besar dan international.

Namun untuk mengembangkan sebuah divisi diperlukan kerja keras mengingat banyak pesaing yang mungkin hadir dengan ide-ide yang lebih menarik sehingga penjualan nantinya bisa menurun.

Borneo Group membuat strategi promosi yang tepat dan dinilai ampuh untuk menggaet minat konsumen yang memiliki sifat tidak pernah puas ataupun mereka lebih menyukai pembaharuan.

Terdapat berbagai macam bentuk promosi namun diversifikasi dinilai sangat efektif untuk meningkatkan pendapatan Borneo Group secara signifikan. Berbicara mengenai diversifikasi, apakah sebenarnya itu?

Diversifikasi merupakan bagian dari sebuah strategi Borneo Group yang dilakukan demi meningkatkan jumlah penjualan melalui sistem produk baru seperti merk SAFRA di industri kosmetik dan juga Riverside Living, berkonsep Maisonette & Penthouse pertama di Batam dari Borneo Property.

Dengan menggunakan cara ini, maka mudah bagi Borneo Group untuk mengembangkan dan memperluas usaha untuk masuk menuju segmentasi pasar baru dari sebuah industri bisnis yang ada ataupun berinvestasi pada bisnis yang tengah menjanjikan baik yang berasal dari luar area bisnis yang sebelumnya telah dimasuki oleh perusahaan. Dapat dikatakan jika diversifikasi itu termasuk ke dalam Ansoff Matrix.

Yang dimaksud dengan matriks adalah untuk menganalisis jenis-jenis strategi yang tepat dan harus diambil oleh perusahaan dengan melihat kondisi eksternal dan internal mereka saat ini dan juga ke depannya. Mungkin sebagian besar dari para Manager bertanya mengapa harus menggunakan cara diversifikasi?

Jawabannya adalah apabila ukuran perusahaan atau bisnis yang dijalankan semakin besar, maka secara otomatis Borneo akan menemukan celah atau peluang untuk memperbanyak jumlah pasar, pelanggan, lokasi, layanan dan produk pastinya demi keuntungan maksimal.

Sistem diversifikasi Borneo Group lebih menguntungkan dan diprediksi mampu bertahan buat jangka panjang.

Borneo Group melihat banyak perusahaan yang bisa bertahan lama di tengah-tengah persaingan pangsa pasar yang semakin tinggi sekaligus tetap eksis dan tak kehilangan pelanggan, maka bisa dipastikan bila Borneo menggunakan sistem diversifikasi karena mampu menambah banyak pendapatan maksimal dan memanfaatkan peluang yang ada.

Lalu pertanyaannya kini adalah bagaimana Borneo bisa menganalisis jika sebuah perusahaan membutuhkan diversifikasi? Dibutuhkan pengetahuan untuk menilai dan adanya analisis secara eksternal maupun internal guna mengetahui seperti apa kondisi maupun prospek yang dimiliki oleh Borneo Group.

Setiap faktor dan sistem perusahaan harus diberikan bobot sehingga Borneo lebih memahami strategi apa yang sebenarnya pantas untuk diambil guna menghadapi situasi bisnis yang tengah terjadi kini.

Borneo Group bisa mengambil beberapa jenis diversifikasi dan menerapkannya langsung kepada perusahaan Borneo sesuai dengan kondisi sekaligus keinginan. Salah satunya adalah diversifikasi concentric yang dilakukan sebab adanya kemiripan produk yang telah digunakan antar industrinya antara Borneo Herbs dan SAFRA.

Penggunaan diversifikasi ini tentunya dilakukan unutk memanfaatkan kemampuan yang disebut teknikal maupun sumber-sumber yang tersedia guna memberikan keuntungan. Dengan model ini maka pangsa pasar akan meningkat dan membantu perusahaan memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi.

Sebagai contohnya adalah Borneo merupakan pemilik produk kesehatan bermerk Borneo Herbs namun produksi yang dilakukan ternyata tak sepenuhnya terserap kepada masyarakat.

Disini perusahaan akan melakukan diversifikasi dengan mencipta merk baru SAFRA berbentuk produk kecantikan dan sistem terpisah.

Berikutnya ada pula diversifikasi horizontal. Artinya adalah menjual produk maupun jasa baru menggunakan teknis atau sumber daya yang sebenarnya tidak memiliki hubungan sama sekali dengan produk yang Borneo jual namun menyebar kepada target pasar tertentu.

Hal ini akan membuat perusahaan mampu menyediakan solusi tepat sekaligus seperti membuat situs e-commerce apabila konsumennya suka belanja online supaya target pasar lebih mudah dijaring dalam satu tempat.

Selanjutnya adalah diversifikasi lateral yang artinya perusahaan akan mencoba untuk memasarkan produk maupun layanan baru yang tidak memiliki kaitan apapun dengan produk dan layanan yang Borneo ciptakan. 

Mengapa hal ini dilakukan? Sebab Borneo Group dapat menarik adanya konsumen pasar baru sehingga mampu menciptakan laba sehat dan positif. Meskipun sedikit beresiko, namun cara ini dipercaya meningkatkan keuntungan maksimal.

Dengan demikian, terbentuklah Borneo Property dan juga Borneo Capital Group di Singapura supaya strategi investasi  bisa diterapkan dengan baik dan usaha Borneo Group akan menuju ke arah “PUBLIC LISTED COMPANY”.

adm168borneoid

adm168borneoid

Leave a Replay

BORNEO GROUP

Perusahan Indonesia yang sedang pesat berkembang di seluruh kota kota dan membentuk pengusaha muda.

Recent Posts

Official FB Page

Our Corporate Video

Play Video

Enquiries . . .

Sign up for our Newsletter

By submitting, you are giving us the permission to sent you our regular updates to your email address.