Planning, Actuating & Evaluation

Share on facebook
Share on linkedin
Share on google
Share on whatsapp

Prinsip manajemen ini banyak digunakan oleh BORNEO Group untuk memajukan dan mengelola organisasi BORNEO di seluruh Indonesia. Berikut penjelasan lebih lanjut tentang masing-masing point tsb :

Planning …

Planning meliputi pengaturan tujuan dan mencari cara bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut. Planning telah dipertimbangkan sebagai fungsi utama manajemen dan meliputi segala sesuatu yang manajer kerjakan. Di dalam planning, manajer memperhatikan masa depan, mengatakan “Ini adalah apa yang ingin kita capai dan bagaimana kita akan melakukannya”.

Membuat keputusan biasanya menjadi bagian dari perencanaan karena setiap pilihan dibuat berdasarkan proses penyelesaian setiap rencana. Planning penting karena banyak berperan dalam menggerakan fungsi manajemen yang lain. Contohnya, setiap manajer harus membuat rencana pekerjaan yang efektif di dalam kepegawaian organisasi.

Dalam perencanaan, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan. Yaitu harus SMART :

1. Specific artinya perencanaan harus jelas maksud maupun ruang lingkupnya. Tidak terlalu melebar dan terlalu idealis.

2. Measurable artinya program kerja atau rencana harus dapat diukur tingkat keberhasilannya.

3. Achievable artinya dapat dicapai. Jadi bukan anggan-angan.

4. Realistic artinya sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada. Tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit. Tapi tetap ada tantangan.

5. Time artinya ada batas waktu yang jelas. Mingguan, bulanan, triwulan, semesteran atau tahunan. Sehingga mudah dinilai dan dievaluasi.

Actuating …

Perencanaan dan pengorganisasian yang baik kurang berarti bila tidak diikuti dengan pelaksanaan kerja. Untuk itu maka dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama. Semua sumber daya manusia yang ada harus dioptimalkan untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. Pelaksanaan kerja harus sejalan dengan rencana kerja yang telah disusun. Kecuali memang ada hal-hal khusus sehingga perlu dilakukan penyesuaian.

Setiap SDM harus bekerja sesuai dengan tugas, fungsi dan peran, keahlian dan kompetensi masing-masing SDM untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi yang telah ditetapkan.

Evaluating …

Agar pekerjaan berjalan sesuai dengan visi, misi, aturan dan program kerja maka dibutuhkan pengontrolan. Baik dalam bentuk supervisi, pengawasan, inspeksi hingga audit. Kata-kata tersebut memang memiliki makna yang berbeda, tapi yang terpenting adalah bagaimana sejak dini dapat diketahui penyimpangan-penyimpangan yang terjadi. Baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pengorganisasian. Sehingga dengan hal tersebut dapat segera dilakukan koreksi, antisipasi dan penyesuaian-penyesuaian sesuai dengan situasi, kondisi dan perkembangan zaman.

Jika seluruh kegiatan telah selesai terlaksana kan, maka yang dilakukan selanjutnya adalah evaluating atau peng-evaluasi-an. Setiap permasalahan/kekurangan-kekurangan yang terjadi dapat diketahui dan dikumpulkan sebagai arsip sehingga pada kegiatan selanjutnya tidak terulang lagi permasalahan-permasalahan yang serupa. Evaluasi dapat dilakukan saat acara berlangsung tanpa mengganggu keberlangsungan acara tersebut , sehingga evaluasi juga merupakan salah satu sarana controlling ketika kegiatan berlangsung, dan dapat pula dilakukan ketika acara telah selesai terlaksana kan. Agar hasil maksimal lakukanlah keduanya.

Semoga bermanfaat … In Sya Allah

adm168borneoid

adm168borneoid

Leave a Replay

BORNEO GROUP

Perusahan Indonesia yang sedang pesat berkembang di seluruh kota kota dan membentuk pengusaha muda.

Recent Posts

Official FB Page

Our Corporate Video

Play Video

Enquiries . . .

Sign up for our Newsletter

By submitting, you are giving us the permission to sent you our regular updates to your email address.