Mencari Pemimpin yang Peka dan Integritas Tinggi

Contact Us
Pemimpin

Mencari Pemimpin yang Peka dan Integritas Tinggi

Sederhana saja hidup ini. Tapi tidak sesederhana yang dipikirkan sebagai seorang pemimpin. Hidup butuh perjuangan yang besar. Dan perjuangan yang besar itu tentu kita membutuhkan banyak hal atau faktor, antara lain: ekonomi, sosial, budaya, personal, dll.

Dari faktor-faktor yang disebutkan itu, faktor personal merupakan tingkat dasar yang perlu dan amat dibutuhkan, ketika mau menjadi seorang pemimpin (leader) dalam bidang apa saja. Faktor-faktor lain boleh disebut sebagai faktor penunjang. Tanpa sadar ada banyak pihak melihat faktor-faktor ekonomi, sosial dan budaya menjadi faktor utama dalam proses memimpin. Dan karena itu, maka dalam proses memimpin pemimpin dalam model apapun akan mencari faktor-faktor itu. Dia akan mencari ekonomi untuk menjadi seorang pribadi yang kaya raya dan melupakan orang lain. Bahkan menjadi koruptor dan orang lain mengalami penderitaan karena perilaku korup. Dia akan mencari sosial karena akan berkeinginan untuk melanjutkan proses kepemimpinan di masa yang akan datang. Dia tidak mau diganti oleh orang lain. Dia mau menjadi pemimpin yang “turun gunung” jika ada persoalan atau karena UU yang direvisikan lagi. Dia akan mencari faktor budaya setempat untuk menjadi alat menguat dirinya sehingga orang yang dipimpinnya tahu bahwa ia menghargai budaya setempat, budaya orang. Maka satu hal yang perlu direfleksikan disini, apakah tipe kepemimpinan seperti ini amat perlu dan dibutuhkan saat ini?

Pemimpin adalah proses memimpin. Dalam proses memimpin, bagaimanapun pemimpin telah lebih dahulu mengenal lebih dekat dengan personalnya atau pribadinya sendiri. Dalam kepribadiannya itu, telah dirajut berbagai nilai-nilai dalam hidup ini sehingga ketika memimpin nilai-nilai itu terungkap secara nyata dalam proses memimpin. Tanpa itu, seakan pribadi yang sedang memimpin itu bak “sumur tanpa dasar.”

Memimpin itu memang tidak gampang karena berhubungan erat dengan pihak lain. Walau demikian, sebagai suatu konsekuensi dalam hidup, memimpin adalah jalan yang sesempit apapun tetap dilakukan. Karena memimpin bertautan dengan banyak orang atau pihak dan hal dasar yang tertkandung didalam pribadi setiap orang. Itu artinya bahwa memimpin adalah karakter dasar tiap orang. Karena itu dalam proses pemilihannya pun tiap orang memilihnya dengan suatu sikap yang bijaksana.

Zaman sekarang, memilih pemimpin cukup mempunyai dua kriteria, yaitu yang peka dan yang berjiwa integritas yang tinggi. Lalu kenapa hanya dua kriteria ini padahal dalam proses memimpin ada banyak hal yang muncul?

Pemimpin yang berjiwa peka adalah orang yang tersentuh hati nuraninya oleh suatu keadaan baik itu yang dialami oleh orang maupun oleh suatu keadaan lingkungan hidup. Pemimpin yang peka dengan situasi yang dialami oleh orang, beliau menghargai manusia sebagai manusia. Bukan obyek yang dieksplorasi dalam proposal hidup. Dia peka dengan situasi yang alami oleh orang dan karena itu pemimpin itu terpanggil untuk meningkatkan, membangun, mengangkat derajat orang itu untuk menjadi pribadi seorang manusia.

Pemimpin yang berintegritas tinggi adalah orang yang mampu mengola dirinya baik melalui scientifik (ilmu), sapiensa (kebijaksanaan), sanctus (kesucian hidup), solidaritas (kesetiakawanan) maupun sanitas (kesehatan). Jika ia sudah mampu mengola dirinya secara baik dan benar dengan beberapa faktor tadi maka moral dan perilaku hidup dalam tata krama, akan terwujud dengan baik dan bijaksana. Dalam mengola diri, seorang yang bijaksana bukan tinggal dalam “tempurung”. Beliau bisa mengola diri, ia hidup bersama orang lain. Orang lain sebagai sahabat dalam perjlanan menuju suatu cita-cita bersama. Seseorang yang bijaksana akan melihat orang lain sebagai teman hidup yang saling memberi makna dan arti dalam hidup. Karena itu ia tidak saling memanfaatkan. Justru bersama-sama saling membangun diri dan mengartikan diri sebagai sebuah tugas yang harus dijalankan. Tugas itulah untuk seorang pemimpin merupakan suatu anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dan suatu tanggungjawab yang harus dijalankan.

Semoga bermanfaat pada bulan RAMADAN Mubarak …

Share this post?

Borneo Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *